Workshop Front Office SMK Widya Dharma Turen

Workshop Front Office Gugah Semangat Siswa Program Keahlian Akuntansi dan TKJ untuk berlatih Berkomunikasi Lebih Baik

Sebanyak 72 orang siswa-siswi kelas X Progranm Keahlian Akuntansi pada hari sabtu, 24 Maret 2018 mengikuti Workshop Front Office di aula SMK Widya Dharma Turen setelah sebelumnya workshop yang sama diikuti juga oleh siswa-siswi dari Program Keahlian TKJ.

Workshop ini bekerja sama dengan Hotel Purnama Batu, mulai pukul 07.00 – 11.30 WIB dengan narasumber Manajer Front Office Hotel Purnama Batu, Bpk. Rudiyanto.

Selain berprofesi sebagai Manajer Front Office Hotel Purnama Batu, beliau juga seorang dosen di Universitas Brawijaya Malang. Beliau adalah seseorang yang hebat. Selama workshop banyak sekali memberikan motivasi untuk kami semua. Sebelum memasuki acara inti, beliau menceritakan pengalaman pribadi sebelum akhirnya menjadi manajer.

Banyak hal yang diajarkan beliau pada saat workshop. Pertama, kita diajarkan bagaimana cara berkomunikasi dengan baik. Beliau mengatakan ”Sepandai-pandainya seseorang, namun jika tidak bisa berkomunikasi dengan baik maka percuma dan tak ada apa-apanya”. Ya, hal itu memang benar, tak ada gunanya kita jika tidak bisa berkomunikasi dengan baik kepada orang lain. Beliau juga bilang bahwa anak akuntansi itu memang terkenal anaknya pandai, cerdas, pintar, tanggap, dan sejenisnya. Namun kebanyakan anak akuntansi itu kelemahannya susah untuk berkomunikasi, untuk membuka mulut itu susahnya minta ampun,  bibir mendadak seperti ada lemnya.

Dapat berkomunikasi dengan baik itu juga dibutuhkan pada saat mencari pekerjaan. Contoh, kita ada panggilan kerja untuk interview. Kita akan berhadapan dengan seorang HRD, sebagai tes lisan.

Ada beberapa tips yang harus dilakukan saat interview :

  1. Jawab pertanyaan dengan tegas dan tidak gugup
  2. Jangan pernah mengatakan tidak bisa saat diberi pertanyaan, meskipun tidak bisa.
  3. Saat tidak bisa menjawab, maka cari jawaban untuk ngeles.

Kedua, kita diajarkan bagaimana cara menerima telepon dalam atas nama instansi atau perusahaan. Kita diharuskan praktek satu persatu. Kelihatannya memang mudah, namun saat giliran kita mencoba ternyata sangat sulit. Hanya berbicara sedikit pun banyak kesalahan dan kekeliruan.

Ada beberapa hal yang harus diingat ketika menerima telepon :

  1. Jangan biarkan telepon berdering lebih dari 3 kali.
  2. Saat diangkat, ucapkan greeting.
  3. Sebut nama instansi/perusahaan.
  4. Sebut nama pribadi (kita sebagai penerima telepon).
  5. Tawarkan bantuan.

Dalam mengaplikasikannya, contoh : selamat pagi, SMK Widya Dharma Turen, dengan saya Fatimah, ada yang bisa  kami bantu?

Untuk mengakhiri jangan lupa ucapkan terimakasih dan greeting. Contoh : terima kasih telah menghubungi SMK Widya Dharma Turen. Selamat pagi.

Ketiga, kita diajarkan untuk menjadi resepsionis. Semua harus praktek namun secara berpasangan. Satu menjadi resepsionis dan satunya menjadi tamu. Kita juga diajarkan bagaimana cara melayani tamu dan bersamaan dengan menerima telepon saat menjadi resepsionis. Dengan tuntutan tidak boleh mengabaikan tamu dan tidak boleh membiarkan telepon berdering lebih dari tiga kali. Tentu bukan suatu hal yang mudah bagi kami yang masih pertama kali. Bahasa yang masih sangat kaku, berantakan, dan kurang sopan. Namun itu semua memang masih awal, jadi wajar. Untuk selanjutnya harus lebih baik lagi, dengan mencoba mempraktekkan setiap hari. Semua itu bisa kita lakukan, jika terbiasa.

Sedikit cerita tentang Bapak Rudiyanto, dulunya beliau adalah seorang tukang cuci piring di hotel hingga setelah lama bekerja akhirnya diangkat menjadi Front Office Manager. Tentu bukan suatu hal yang mudah. Memang semua itu harus dimulai dari nol. Melewati proses demi proses dengan langkah penuh kesabaran dan kekuatan. Tak hanya itu, semangat dan motivasi juga dibutuhkan dalam melewati proses dimana kita melewati masa-masa sulit. Tentu tak ada cerita orang bekerja bisa langsung menduduki jabatan paling atas. Harus melewati proses dari bawah dahulu, hingga akhirnya sampai pada tingkat teratas.

Written by : Imassela Fitria, siswi kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Widya Dharma Turen

Edited and recomposed by : Ibu Dewi Andriyani, guru pengajar bidang studi Akuntansi/BKK SMK Widya Dharma Turen.