MPLS Siswa Baru di SMK WD, Kenalkan Belajar daring dan Kurikulum Sekolah Penggerak

Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2021/2022 di SMK WD dilakukan secara virtual, pengenalan lingkung sekolah di tahun ini memang masih sama dengan tahun kemarin karena masih terkendala Pandemi covid-19.

Untuk mewujudkan pengenalan lingkungan sekolah yang tetap esensial SMK WD sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa pendidikan harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak, maka sekolah mengemas kegiatan pengenalan lingkungan sekolah tersebut dengan sentuhan-sentuhan program dari kementerian pendidikan yaitu dengan mengedepankan kemerdekaan belajar bagi peserta

Meski dilaksanakan secara daring, kegiatan MPLS ini akan tetap mengedepankan interaksi antara pemateri dengan peserta, zoom meeting merupakan sarana interaksi sebagai video conference pengenalan lingkungan sekolah secara tatap layar.

Tahapan ini di kita sebut sebagai sesi SINKRONUS

Penyampaian matei MPLS via zoom meeting

Komunikasi sinkron merupakan komunikasi pembelajaran yang dilakukan dengan sistem komunikasi secara real time. Sehingga, pemateri bisa menyampaikan materi di dalam kelas secara langsung kepada para audiens. Dengan demikian, meskipun dilakukan secara online, komunikasi daring masih tetap bisa melakukan.

Setelah menyelesaikan kegiatan via zoom meeting peserta diberikan waktu istirahat kemudian peserta tidak terbatas waktu bisa mengerjakan tugas mandiri di LMS sekolah.

Kegiatan ini kemudian disebut sebagai tahap ASINKRONUS.

ASINKRONUS merupakan Komunikasi pembelajaran yang dilakukan dengan tidak serempak. Artinya, pemateri memberikan materi yang bisa dijadikan referensi bahan bacaan. Materi tersebut bisa dipelajari ulang oleh peserta baik berupa file PPT, PDF, maupun video. Jadi, apa yang disampaikan pemateri hari itu filenya dapat diakses di LMS sekolah.

Tampilan LMS sekolah sebagai media asinkrounus

SMK WD yang terpilih sebagai Sekolah Pusat Keunggulan

SMK PK merupakan salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Pendidikan Vokasi) Kemendikbud pada tahun 2021 ini. Program ini lahir sebagai upaya pengembangan SMK dengan program keahlian tertentu agar mengalami peningkatan kualitas dan kinerja.

Selain itu, melalui program SMK PK ini juga diharapkan dapat menjadi sekolah rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja sekolah di sekitarnya agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun industri.

Pewarta: RH